Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Desember 2017



Banjarmasin, 23 Desember 2017 - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kota Banjarmasin melalui Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman adakan kajian bulanan bertajuk Islam dalam Bingkai Kebhinekaan. Pengajian ini menghadirkan tiga pembicara dari tiga Universitas di Banjarmasin yakni Prof. Khairuddin selaku Rektor UM Banjarmasin, Prof. Hadin selaku Rektor UNU Banjarmasin, dan Prof. Alim selaku Wakil Rektor 1 ULM Banjarmasin.

Muhammad Nasir selaku Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Banjarmasin dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema tersebut diangkat karena belakangan ini isu tentang kebhinnekaan sedang hangat-hangatnya dibicarakan, bahkan menyerang umat Islam di Indonesia. Dalam pelaksanaan Kajian Bulanan kali ini juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan dengan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Banjarmasin dalam Bidang Pemberdayaanm terkhusus difabel di Kota Banjarmasin.


Kajian ini dibuka dan dihantarkan oleh Ayahanda Muhtar Ahmadi sebagai perwakilan dari PDM Banjarmasin. Beliau menyampaikan bahwa Muhammadiyah dan NU bagaikan dua sayap yang tak terpisahkan dalam perjalanan Bangsa dan NKRI. Aula UM Banjarmasin menjadi saksi bisu atas berlangsungnya kegiatan yang dihadiri oleh warga yang berasal dari berbagai afiliasi baik Muhammadiyah, NU, maupun yang lainnya. Hadirin berkumpul dan membawa spirit persatuan sebagai masyarakat Indonesia yang ber-Bhinneka.


Prof . Khairudin dalam pemaparanya mengatakan bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Dan slam, adalah agama yang memberikan peluang bagi pluralistik, yakni keberagaman. Saling berlomba-lombalah menuju kebaikan, tanpa saling menjatuhkan.

Prof. Hadin mengatakan bahwa dibandingkan dengan negara-negara Islam, Indonesia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki mereka, yakni nasionalisme. Indonesia dengan keberagaman yang sangat plural mampu untuk tetap hidup berdampingan dengan aman dan damai. Bahkan NU dan Muhammadiyah, sudah tidak perlu diajari tentang keberagaman.

Prof. Alim menuturkan bahwa keberagaman adalah tantangan yang harus dihadapi masyarakat, karena konsep ini merupakan aset bangsa yang berharga. Karena Indonesia terbentuk atas sebuah konsep perbedaan. Banyak agama yang terlibat dalam pembentukan negara ini. Persoalannya adalah bagaimana kita menyikapinya. Muhammadiyah dan NU yang merupakan dua organisasi agama terbesar di Indonesia memiliki peran besar dalam menjaga keberagaman ini. Menjadi dua pilar penyangga persatuan Indonesia.

Kemudian, pada sesi ke dua yakni sesi diskusi, kita mendapati pernyataan yang sangat menarik dari Prof. Khairuddin yag didukung penuh oleh Prof. Alim yakni tetang Muhammadiyah dan NU yang harus bersatu. Dalam artian, saling mendukung dan bersama dalam menjaga kesatuan Bangsa. Muhammadiyah dan NU ibarat satu pasang sandal, di mana keduanya tidak bisa bersatu namun saling meelengkapi dalam keberadaannya, dan saling mencari dalam ketiadaan salah satunya.

Kita berharap kebersamaan ini akan terus berlanjut dan spirit persatuan tiada pernah surut. Untuk Indonesia yang Bhinneka. Untuk Islam yang sebenar-benarnya.

Billāhi fī sabīlil haq.
Fastabiqul khairat.


(hs.nst)

Minggu, 03 Desember 2017

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin mengucapkan barakallah wa innalillah atas dilantiknya BPH Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Banjarmasin. Pelantikan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada Sabtu (02/12/2017) pagi. 
Acara Pelantikan ini disaksikan oleh AyahandaDrs. Maskur, MM selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banjarmasin, Kakanda Yogi Adhiatma, S.Kep, Ns, dan Ayunda Siti Aulia Rahma, S.Pd dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Pimpinan Komisariat se-Kota Banjarmasin serta tamu undangan. 

Kamis, 23 November 2017

Banjarmasin. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat  Banjarmasin pada Selasa (21/11) mengadakan diskusi sekaligus silaturahmi dengan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia Komisariat UNLAM Banjarmasin dan Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Komisariat Unlam Banjarmasin di Halaman Gedung Serba Guna Unlam Banjarmasin.

Sabtu, 02 September 2017


 
Alhamdulillah, telah dilaksanakan musyawarah cabang PC IMM Kota Banjarmasin VII dengan tema “Becangkal Meharagu IMM Gasan Banjarmasin Berkemajuan” pada Sabtu (19/8) hingga Minggu (20/8) di Aula Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Agenda yang dilaksanakan satu kali dalam setiap tahunnya sebagai upaya keberlanjutan estafet kepemimpinan ini dibuka langsung oleh Ayahanda Drs. M. Maskur, MM selaku Ketua PD Muhammadiyah Banjarmasin. Dalam sambutannya Ayahanda Maskur mengingatkan akan pentingnya sinergi, “Pemimpin itu seyogyanya punya pengalaman dalam organisasi, sebab loyalitasnya tidak diragukan lagi. Bersamaan dengan itu, keberhasilan pemimpin itu juga dipengaruhi oleh jajaran lainnya.”
Pembukaan oleh Ayahanda Drs. Maskur, MM

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang terdiri dari DPD IMM Kalimantan Selatan, PC IMM Kota Banjarmasin, dan PK IMM Se-kota Banjarmasin dan berjalan dengan cukup kondusif. 

Musyawarah cabang ini menetapkan tujuh formatur yakni Airul Syahrif (PK IMM UIN), Ali Wardana (PK IMM UIN), AyuPurnama (PK IMM UIN), Ekky Rusmalina (PK IMM FKIK UMBjm), Dwi Nurwahidin (PC IMM), Muhammad Nasir (PC IMM), dan Muhammad Yusuf (PC IMM). Kemudian, pada rapat Sidang Formatur yang dipimpin oleh Dwi Nurwahidin, terpilihlah Muhammad Nasir sebagai Ketua Umum dan Muhammad Yusuf sebagai Sekretaris umum PC IMM Kota Banjarmasin Periode 2017 – 2018.




Billāhi fī sabīlil haq.


Fastabiqul khairat.



(foto: au.kun)
(red: hs.nst)


Pujian kepada Allah dan shalawat atas Rasulullah, alhamdulillah washalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, pada hari Rabu (26/7) telah terbentuk secara resmi Koordinator Komisariat PK IMM UM Banjarmasin Periode 2017/2018. 


Berikut Struktur Kepengurusan Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Periode Tahun 2017/2018 yang telah dilantik pada Rabu (26/7) oleh Ahmad Zaini, Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Banjarmasin

Ketua                : Dwi Nurwahdin
Sekretaris          : Linda Dwi Lestari
Bendahara         : Jumiati
Komisi Eksternal
Koordinator       : Permadi Ahmad Ismail
Anggota               : Muhammad Noor
                               Khairatul Banat
                           Ekky Rusmalina
                               Muhammad Hasan Hunafa
                               Ahmad Hariyadi
Komisi Eksternal
Koordinator        : Laili Masruri
Anggota               : Apriyanto
                               Afridhani Fizi
Sambutan Rektor UM Banjarmasin
Prof. Dr. H. Ahmad Khairuddin, M.Ag
Sambutan Ketua Umum PC IMM Kota Banjarmasin
Ahmad Zaini
Sambutan Ketua Pelaksana Pelantikan Korkom IMM UMBjm
Ekky Rusmalina

Prosesi Pelantikan, Pembacaan Struktur Kepengurusan Korkom
oleh Laily Masruri
Prosesi Pelantikan, Pembacaan Sumpah

Sambutan Ketua Korkom IMM UMbjm
Dwi Nurwahidin


Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.




(hs.nst)

Kamis, 18 Mei 2017

"Segenap pengurus dan anggota Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat mengucapkan "Selamat bertugas dan mengemban amanah Kepada seluruh jajaran Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Selatan Periode 2016 - 2018"