Selasa, 12 Desember 2017


Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin mengucapkan Selamat dan Sukses! atas terselenggaranya Masta dan DAD VI Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kayuh Baimbai, di mana komisariat UNLAM juga merupakan anak kandung-nya.


Masta (Masa Ta'aruf) telah dilaksanakan di Pimpinan Daerah Muhammadiyah pada Sabtu, (26/11) dengan diisi beberapa materi yang memberikan pencerahan kepada hadirin tentang persyarikatan dan keIMMan, serta semangat-semangat baru dalam menjalani kehidupan perkuliahan.

Foto Bersama IMMawan Pada Masa Ta'aruf 
Foto Bersama IMMawati Pada Masa Ta'aruf 


DAD VI yang dilaksanakan di Masjid Ami Abdullah pada Kamis-Ahad, (7-9/17) lalu telah melahirkan 18 kader dari berbagai komisariat, calon-calon penerus estafet kepemimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, wa bil khusus Pimpinan Komisariat IMM Kayuh Baimbai.

Sesi Ta'aruf Pasca DAD

Ahlan wa sahlan.
Selamat datang kami ucapkan kepada IMMawan dan IMMawati sekalian. 
Welcome to the big family, Muhammadiyah Student Association. 

Selasa, 05 Desember 2017

Pada prinsipnya, Tim Fatwa belum pernah menemukan dalil tentang perintah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi saw, sementara itu belum pernah pula menemukan dalil yang melarang penyelenggaraannya. Oleh sebab itu, perkara ini termasuk dalam perkara ijtihadiyah dan tidak ada kewajiban sekaligus tidak ada larangan untuk melaksanakannya. Apabila di suatu masyarakat Muslim memandang perlu menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Saw. tersebut, maka yang perlu diperhatikan adalah agar jangan sampai melakukan perbuatan yang dilarang serta harus atas dasar kemaslahatan.
Perbuatan yang dilarang di sini, misalnya adalah perbuatan-perbutan bid’ah dan mengandung unsur syirik serta memuja-muja Nabi Muhammad saw secara berlebihan, seperti membaca wirid-wirid atau bacaan-bacaan sejenis yang tidak jelas sumber dan dalilnya. Nabi Muhammad saw sendiri telah menyatakan dalam sebuah hadis:
“Diriwayatkan dari Umar ra., ia berkata: Aku mendengar Nabi saw bersabda: Janganlah kamu memberi penghormatan (memuji/memuliakan) kepada saya secara berlebihan sebagaimana orang Nasrani yang telah memberi penghormatan (memuji/memuliakan) kepada Isa putra Maryam. Saya hanya seorang hamba Allah, maka katakan saja hamba Allah dan Rasul-Nya.” [HR. al-Bukhari dan Muslim]
Adapun yang dimaksud dengan kemaslahatan di sini, adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad saw yang dipandang perlu diselenggarakan tersebut harus mengandung manfaat untuk kepentingan dakwah Islam, meningkatkan iman dan taqwa serta mencintai dan meneladani sifat, perilaku, kepemimpinan dan perjuangan Nabi Muhammad saw. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan cara menyelenggarakan pengajian atau acara lain yang sejenis yang mengandung materi kisah-kisah keteladanan Nabi saw.
Allah SWT telah menegaskan dalam al-Qur’an, bahwa Rasulullah Muhammad saw adalah sebaik-baiknya suri teladan bagi umat manusia. Allah berfirman:
Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [QS. al-Ahzab (33): 21]
Wallahu a’lam bish-shawab. *amr)
*Fatwa ini pernah dimuat di Majalah Suara Muhammadiyah No. 23 Tahun 2009

Sumber: Situs Resmi Fatwa Tarjih


Billāhi fī sabīlil haq.
Fastabiqul khairat.


(hs.nst)

Minggu, 03 Desember 2017

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin mengucapkan barakallah wa innalillah atas dilantiknya BPH Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Banjarmasin. Pelantikan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada Sabtu (02/12/2017) pagi. 
Acara Pelantikan ini disaksikan oleh AyahandaDrs. Maskur, MM selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banjarmasin, Kakanda Yogi Adhiatma, S.Kep, Ns, dan Ayunda Siti Aulia Rahma, S.Pd dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Pimpinan Komisariat se-Kota Banjarmasin serta tamu undangan. 

Kamis, 23 November 2017

Banjarmasin. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat  Banjarmasin pada Selasa (21/11) mengadakan diskusi sekaligus silaturahmi dengan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia Komisariat UNLAM Banjarmasin dan Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Komisariat Unlam Banjarmasin di Halaman Gedung Serba Guna Unlam Banjarmasin.

Kamis, 16 November 2017

Milad Muhammadiyah ke-108 dalam Perhitungan Hijriyah

MAKKAH, Suara Muhammadiyah-Tepat 108 tahun yang lalu, pada 8 Dzulhijjah 1438 H, KH Ahmad Dahlan dan para muridnya di Kauman Yogyakarta mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah. Organisasi yang mengusung jargon gerakan Islam berkemajuan ini telah berkembang pesat. Semangat untuk mencerahkan umat dan membangun peradaban terus digelorakan.
Bertepatan dengan milad ke-108, dari kota Makkah Al-Mukarramah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Haedar Nashir, MSi menyampaikan beberapa pesan. Sebagai berikut:
Pertama, bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya yang tak terhingga, khususnya karunia yang diberikan kepada Muhammadiyah hingga mampu bertahan dan berkembang dalam usia 108 tahun dengan melewati suka dan duka hingga makin menjadi matang, dewasa, cerdas, bijaksana, dan mampu menghadirkan pemikiran dan amaliah berkemajuan.
Kedua, Muhammadiyah bermuhasabah atas kekurangan dan kelemahan, maka selayaknya Milad dijadikan momentum untuk melakukan perubahan-perubahan transformatif yang bermakna menuju Muhammadiyah berkemajuan di berbagai bidang garapannya agar geraknya melampaui yang lain dalam spirit fastabiqul khairat.
Ketiga, Muhammadiyah niscaya harus menghadirkan pusat-pusat keunggulan di bidang pemikiran dan amal usaha yang selama ini digarap agar menjadi kekuatan alternatif di tengah persaingan ketat dalam pergerakan dinamika kehidupan nasional dan global.
Keempat, bagi warga, kader, dan pimpinan Muhammadiyah di seluruh tingkatan termasuk di amal usaha dan jamaah agar semakin memperkuat komitmen dalam bermuhammadiyah untuk berdakwah dan bertajdid sesuai dengan potensi dan kekuatan yang dimiliki bermodalkan keikhlasan, pengkhidmatan, dan militansi keislaman untuk meraih ridla dan karunia Allah SWT.
Kelima, kepada seluruh Pimpinan Persyarikatan, Ortom, Majelis, Lembaga, Amal Usaha, dan institusi yang berada dalam Muhammadiyah niscaya menegakkan paham agama sebagaimana yang dipedomani Muhammadiyah, ideologi, serta segala ketentuan dan kebijakan Persyarikatan sehingga menjadi gerakan yang solid, kuat, dan maju dalam satu barisan yang kokoh. Seraya menghindari dan mencegah hal-hal yang bertentangan dengan paham agama, ideologi, ketentuan, dan kebijakan Muhammadiyah.
Keenam, kepada segenap pihak hendaknya memperhatikan dan mendukung kaderisasi dan para kader Muhammadiyah sebagai generasi penerus yang unggul, berkhidmat, dan menjadi pelaku gerakan yang bermakna bagi kemajuan persyarikatan, umat, bangsa, dan kemanusiaan universal.
Ketujuh, kepada seluruh amal usaha Muhammadiyah agar berbenah dan memperbarui diri disertai melakukan inovasi-inovasi yang menghasilkan keunggulan.
Kedelapan, dalam menghadapi kehidupan keumatan dan kebangsaan yang sarat isu dan dinamika hendaknya selalu mengacu pada prinsip-prinsip Peryarikatan dan Kebijakan Pimpinan Pusat sebagainana telah menjadi keketentuan yang beelaku dalam organisasi Muhammadiyah.
Kesembilan, kepada warga, kader, dan pimpinan Muhammadiyah hendaknya menjaga spiritualitas dan akhlaq karimah dalam bersikap, berkata, dan bertindak lebih-lebih dengan media sosial yang semakin bebas agar tetap menjadi uswah hasanah mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW.
“Semoga Muhammadiyah makin maju dan unggul serta memberi makana dalam membangun peradaban umat, bangsa, dan kemanusiaan universal yang rahmatan lil-‘alamin dalam naungan  Rahman dan Rahim Allah SWT,” harap Haedar Nashir. (Ribas/PP Muh)

Senin, 13 November 2017


 Beberapa waktu yang lalu, Muhammadiyah mengimbau kepada seluruh warga persyarikatan untuk membantu menyebarkan kesimpulan fatwa tarjih melalui beberapa gambar tentang cadar, celana cingkrang bagi laki-laki, dan sebagainya. Bahkan, ada sebagian dari pembaca pesan dalam gambar-gambar tersebut yang mengira/berasumsi bahwa Muhammadiyah melarang penggunaan cadar, celana cingkrang, dan semisalnya. Benarkah demikian?

Rabu, 01 November 2017

Foto Elfa Sopiya.Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) mengucapkan selamat atas terselenggaranya Darul Arqam Dasar (DAD) I PK IMM Fakultas Kesehatan dan Ilmu Keperawatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Banjarmasin. Berbeda dari DAD yang dilaksanakan beberapa komisariat sebelumnya, DAD PK IMM FKIK UM Banjarmasin dilaksanakan selama lima hari empat malam dimulai dari Rabu (25/10) petang hingga Ahad (29/10) pagi. Idealnya, perkaderan memang dilaksanakan lima hari, namun untuk saat ini hal tersebut belum memungkinkan bagi Non-PTM.

Mentari terus meninggi dan pada akhirnya tenggelam di ufuk barat. Hari baru diusung pada keesokan harinya, dengan sang fajar sebagai pertanda bahwa hari baru akan dimulai. Mentari baru siap bersinar agar bumi tetap berbinar. Demikianlah mengapa perkaderan senantiasa ada, estafet kepemimpinan harus terus bergulir bersamaan dengan sejarah yang terus terukir.

Perkaderan yang dilaksanakan di Masjid Al Mukhlishin, Muhammadiyah Cabang Banjarmasin 9 itu telah melahirkan 24 kader yang siap berjuang bersama dalam ikatan. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme peserta/kader baru ketika menyampaikan kesan saat ta’aruf session, ramah tamah sebelum acara penutupan, calon-calon penerus estafet kepemimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, wa bil khusus Pimpinan Komisariat IMM FKIK UM Banjarmasin. Ahlan wa sahlan. Selamat datang kami ucapkan kepada IMMawan dan IMMawati sekalian. Welcome to the big family, Muhammadiyah Student Association. 


Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.

(hs.nst)