Kamis, 24 Agustus 2017


Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Alhamdulillāh, ashshalātu wassalāmu ‘alā Rasūlillāh.

Buka puasa bersama yang diselenggarakan PK IMM Unlam Banjarmasin di Panti Asuhan Putra Ashabul Yamin pada …. Lalu menjadi buka bersama (Bukber) pertama bagi PK IMM Unlam. Tempat yang sama dengan bukber tahun lalu (1437H) oleh PK IMM Kayuh Baimbai, dimana kader IMM Unlam sebelum memiliki komisariat sendiri juga tergabung di sana. Buka bersama kali ini diketuai oleh kader baru PK IMM Unlam dari FKIP PGSD, IMMawan Syahri Ramadhan. Berikut dokumentasi kegiatan Bukber PK IMM Unlam Banjarmasin.
Ice Breaking
Buka Bersama

Foto Bersama

Foto Bersama

Penyerahan Kenang-kenangan
Bahagia rasanya dapat berbagi dengan saudara-saudara seiman, terlebih jika mereka adalah orang-orang yang Rasulullah muliakan. Anak-anak yatim/piatu dan dhuafa, bukankah nama mereka seringkali disinggung Rasulullah dalam haditsnya agar senantiasa dijaga dan dimuliakan? Bahkan Allah-pun mengabadikan mereka dalam firman-Nya, di antaranya dalam surah Al Mā’ūn. Surah yang juga berulang kali diajarkan Kyai Dahlan kepada murid-muridnya.

Semoga Allah senantiasa menganugerahkan kepada kita kelembutan hati untuk berbagi.

Bilāhi fīsabīlil haq.
Fastabiqul khairat.
Wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.


(hs.nst)

Selasa, 22 Agustus 2017


Alhamdulillāh.
Ashalātu wassalāmu 'alā Rasūlillāh.
Ammā ba'du.

Alhamdulillah, pada 13 - 14 Juni 2017 lalu salah satu kader PK IMM Unlam Banjarmasin berinisiatif melaksanakan Camp Ramadhan di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Kalsel.

Rabu, 07 Juni 2017



 “Mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”

Sebuah tujuan mulia yang tentu dalam perjalanan menujunya tidak terlepas dari proses panjang dan berbagai bentuk perjuangan, komplit dengan tantangan dan rintangan yang mewarnai setiap langkahnya. Tujuan besar yang untuk itu Muhammadiyah meluaskan rangkulan lengannya dalam rangka signifikansi pergerakan dengan organisasi-organisasi otonom (Ortom). Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah salah satu dari ortom tersebut yang bergerak dalam lingkup mahasiswa dengan tujuan inti yang tetap sama, mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Kamis, 25 Mei 2017





Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Immawati PK IMM Unlam Banjarmasin berkesempatan menghadiri diskusi yang diselenggarakan oleh Bidang Immawati PK IMM UIN Antasari pada hari ini, Kamis (25/5/2017) di Aula SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin. Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 dan mengangkat tema “Pengaplikasian Keteladanan Nyai Walidah dalam Diri Kader Putri Muhammadiyah”

Kegiatan ini dimulai dengan materi pengantar dari Ibunda Hj. Wadiyah, S.Pd dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan dan Ibunda Siti Baroroh sebagai perwakilan dari Nasyi’atul ‘Aisyiyah. Ibunda Wadiyah menyampaikan sejarah perjuangan Nyai Walidah. Nyai Walidah merupakan pejuang wanita pada tiga zaman besar dalam sejarah Indonesia yakni masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, dan masa pascakemerdekaan Indonesia.

Siti Walidah lahir di desa Kauman, Yogyakarta pada 1872M. Putri ke-4 Ki Penghulu Muhammad Fadlil, penghulu Keraton Yogyakarta pada masanya dari tujuh bersaudara. Perjuangannya membimbing agama Islam dan ibu-ibu, gadis, dan remaja putri di lingkungannya tercatat oleh sejarah. Beliau menekankan dan membiasakan untuk senantiasa hidup sederhana, disiplin, jujur, suka menolong, berwawasan luas, cerdas, simau berkorban untuk orang lain. 


Nyai Walidah adalah pejuang yang mengangkat harkat dan martabat kaum wanita serta gigih dalam membina umat. Sejarah merekam keberhasilan Nyai Walidah dalam bidang pendidikan meskipun beliau sendiri tidak mengenyam pendidikan formal. Atas partisipasinya yang begitu besar dalam membangun masyarakat, pada tanggal 22 September 1971 pemerintah RI mengangkat beliau menjad Pahlawan Nasional dengan nomer pengesahan no.42/TK/tahun 1971. Ibunda juga menceritakan tentang begitu banyak keteladanan dari Nyai Walidah yang perlu bahkan harus diteladani dan diaplikasikan oleh putri Muhammadiyah secara khusus dan muslimah secara umum dalam kehidupan.

Kami mengutip pesan-pesan Nyai Walidah di akhir usianya dari penyampaian Ibunda Siti Wadiyah,

Saya titipkan Muhammadiyah dan Aisyiyah kepadamu, sebagaimana Kiyai Ahmad Dahlan berpesan kepada kaliyan..
Agar menjaga semangat hidup Muhammadiyah
Aku titipkan Muhammadiyah kepada kalian agar dijaga dan dipelihara dengan sungguh-sungguh.

            Nyai Walidah tutup usia pada Jum’at, 31 Mei 1946. Rahimahallah.

            Semoga Immawati dapat meneladani setiap keteladanan Nyai Ahmad Dahlan, lillahi ta’ala.



Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.




(hs.nst)

Minggu, 21 Mei 2017




Alhamdulillah, perwakilan PK IMM Unlam Banjarmasin berkesempatan hadir dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah XIII Nasyiatul Aisyiyah yang mengusung tema “Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa” pada Sabtu (20/5/2017) kemarin di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Musywil XII NA ini masih berlanjut hingga hari ini (20-21/05/2017).

Kamis, 18 Mei 2017

"Segenap pengurus dan anggota Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat mengucapkan "Selamat bertugas dan mengemban amanah Kepada seluruh jajaran Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Selatan Periode 2016 - 2018"

Selasa, 16 Mei 2017


Alhamdulillah, setelah melakukan berbagai rangkaian  persiapan, Masa Ta'aruf dan Darul Arqam Dasar Koalisi Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kayuh Baimbai (PKKB) dan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (PK UNLAM) dapat terlaksana sesuai jadwal. Kegiatan yang dimotori oleh dua Pimpinan Komisariat (PK) ini dikomando oleh IMMawan Mursyada dari PK Kayuh Baimbai.