Sabtu, 02 September 2017


 
Alhamdulillah, telah dilaksanakan musyawarah cabang PC IMM Kota Banjarmasin VII dengan tema “Becangkal Meharagu IMM Gasan Banjarmasin Berkemajuan” pada Sabtu (19/8) hingga Minggu (20/8) di Aula Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Agenda yang dilaksanakan satu kali dalam setiap tahunnya sebagai upaya keberlanjutan estafet kepemimpinan ini dibuka langsung oleh Ayahanda Drs. M. Maskur, MM selaku Ketua PD Muhammadiyah Banjarmasin. Dalam sambutannya Ayahanda Maskur mengingatkan akan pentingnya sinergi, “Pemimpin itu seyogyanya punya pengalaman dalam organisasi, sebab loyalitasnya tidak diragukan lagi. Bersamaan dengan itu, keberhasilan pemimpin itu juga dipengaruhi oleh jajaran lainnya.”
Pembukaan oleh Ayahanda Drs. Maskur, MM

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang terdiri dari DPD IMM Kalimantan Selatan, PC IMM Kota Banjarmasin, dan PK IMM Se-kota Banjarmasin dan berjalan dengan cukup kondusif. 

Musyawarah cabang ini menetapkan tujuh formatur yakni Airul Syahrif (PK IMM UIN), Ali Wardana (PK IMM UIN), AyuPurnama (PK IMM UIN), Ekky Rusmalina (PK IMM FKIK UMBjm), Dwi Nurwahidin (PC IMM), Muhammad Nasir (PC IMM), dan Muhammad Yusuf (PC IMM). Kemudian, pada rapat Sidang Formatur yang dipimpin oleh Dwi Nurwahidin, terpilihlah Muhammad Nasir sebagai Ketua Umum dan Muhammad Yusuf sebagai Sekretaris umum PC IMM Kota Banjarmasin Periode 2017 – 2018.




Billāhi fī sabīlil haq.


Fastabiqul khairat.



(foto: au.kun)
(red: hs.nst)


Pujian kepada Allah dan shalawat atas Rasulullah, alhamdulillah washalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, pada hari Rabu (26/7) telah terbentuk secara resmi Koordinator Komisariat PK IMM UM Banjarmasin Periode 2017/2018. 


Berikut Struktur Kepengurusan Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Periode Tahun 2017/2018 yang telah dilantik pada Rabu (26/7) oleh Ahmad Zaini, Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Banjarmasin

Ketua                : Dwi Nurwahdin
Sekretaris          : Linda Dwi Lestari
Bendahara         : Jumiati
Komisi Eksternal
Koordinator       : Permadi Ahmad Ismail
Anggota               : Muhammad Noor
                               Khairatul Banat
                           Ekky Rusmalina
                               Muhammad Hasan Hunafa
                               Ahmad Hariyadi
Komisi Eksternal
Koordinator        : Laili Masruri
Anggota               : Apriyanto
                               Afridhani Fizi
Sambutan Rektor UM Banjarmasin
Prof. Dr. H. Ahmad Khairuddin, M.Ag
Sambutan Ketua Umum PC IMM Kota Banjarmasin
Ahmad Zaini
Sambutan Ketua Pelaksana Pelantikan Korkom IMM UMBjm
Ekky Rusmalina

Prosesi Pelantikan, Pembacaan Struktur Kepengurusan Korkom
oleh Laily Masruri
Prosesi Pelantikan, Pembacaan Sumpah

Sambutan Ketua Korkom IMM UMbjm
Dwi Nurwahidin


Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.




(hs.nst)



Ramadhan bulan penuh keberkahan. Pada pertengahan Ramadhan yang lalu, dengan spirit Al a'un yang diajarkan Kyai Ahmad Dahlan berulang kali kepada muridnya, PK IMM Unlam Banjarmasin memanfaatkan momen ini untuk sedikit berbagi berupa sembako dan ta’jil. Tidak membatasi hanya kepada saudara seiman, kita berbagi kepada sesama terlebih kepada yang membutuhkan tanpa memandang suku, agama, dan ras sebab Allah-pun Mahapengasih kepada seluruh umat manusia. 

Pembagian sembako dilakukan secara mandiri oleh PK IMM Unlam Banjarmasin, sedangkan pembagian ta’jil dibantu oleh IMMawan M. Syofi Azmi, IMMawan Akhyar, IMMawati Puja Ningsih, IMMawati Rahmi Safitri, IMMawati Anis perwakilan dari PK IMM Kayuh Baimbai dan IMMawati Ekky Rusmalina dari PK IMM FKIK UMBjm.

Berikut adalah dokumentasi kegiatan PK IMM Unlam Berbagi









Terkadang, ada rizki orang lain yang dititipkan kepadamu. Maka bagikanlah.
Mungkin saja, senyum kesyukuran saudaramu itu yang akan memberatkan mizan-mu di hadapan Allah nanti.


Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.




(hs.nst)

Kamis, 24 Agustus 2017


Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Alhamdulillāh, ashshalātu wassalāmu ‘alā Rasūlillāh.

Buka puasa bersama yang diselenggarakan PK IMM Unlam Banjarmasin di Panti Asuhan Putra Ashabul Yamin pada …. Lalu menjadi buka bersama (Bukber) pertama bagi PK IMM Unlam. Tempat yang sama dengan bukber tahun lalu (1437H) oleh PK IMM Kayuh Baimbai, dimana kader IMM Unlam sebelum memiliki komisariat sendiri juga tergabung di sana. Buka bersama kali ini diketuai oleh kader baru PK IMM Unlam dari FKIP PGSD, IMMawan Syahri Ramadhan. Berikut dokumentasi kegiatan Bukber PK IMM Unlam Banjarmasin.
Ice Breaking
Buka Bersama

Foto Bersama

Foto Bersama

Penyerahan Kenang-kenangan
Bahagia rasanya dapat berbagi dengan saudara-saudara seiman, terlebih jika mereka adalah orang-orang yang Rasulullah muliakan. Anak-anak yatim/piatu dan dhuafa, bukankah nama mereka seringkali disinggung Rasulullah dalam haditsnya agar senantiasa dijaga dan dimuliakan? Bahkan Allah-pun mengabadikan mereka dalam firman-Nya, di antaranya dalam surah Al Mā’ūn. Surah yang juga berulang kali diajarkan Kyai Dahlan kepada murid-muridnya.

Semoga Allah senantiasa menganugerahkan kepada kita kelembutan hati untuk berbagi.

Bilāhi fīsabīlil haq.
Fastabiqul khairat.
Wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.


(hs.nst)

Selasa, 22 Agustus 2017


Alhamdulillāh.
Ashalātu wassalāmu 'alā Rasūlillāh.
Ammā ba'du.

Alhamdulillah, pada 13 - 14 Juni 2017 lalu salah satu kader PK IMM Unlam Banjarmasin berinisiatif melaksanakan Camp Ramadhan di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Kalsel.

Rabu, 07 Juni 2017



 “Mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”

Sebuah tujuan mulia yang tentu dalam perjalanan menujunya tidak terlepas dari proses panjang dan berbagai bentuk perjuangan, komplit dengan tantangan dan rintangan yang mewarnai setiap langkahnya. Tujuan besar yang untuk itu Muhammadiyah meluaskan rangkulan lengannya dalam rangka signifikansi pergerakan dengan organisasi-organisasi otonom (Ortom). Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah salah satu dari ortom tersebut yang bergerak dalam lingkup mahasiswa dengan tujuan inti yang tetap sama, mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Kamis, 25 Mei 2017





Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Immawati PK IMM Unlam Banjarmasin berkesempatan menghadiri diskusi yang diselenggarakan oleh Bidang Immawati PK IMM UIN Antasari pada hari ini, Kamis (25/5/2017) di Aula SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin. Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-100 dan mengangkat tema “Pengaplikasian Keteladanan Nyai Walidah dalam Diri Kader Putri Muhammadiyah”

Kegiatan ini dimulai dengan materi pengantar dari Ibunda Hj. Wadiyah, S.Pd dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan dan Ibunda Siti Baroroh sebagai perwakilan dari Nasyi’atul ‘Aisyiyah. Ibunda Wadiyah menyampaikan sejarah perjuangan Nyai Walidah. Nyai Walidah merupakan pejuang wanita pada tiga zaman besar dalam sejarah Indonesia yakni masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, dan masa pascakemerdekaan Indonesia.

Siti Walidah lahir di desa Kauman, Yogyakarta pada 1872M. Putri ke-4 Ki Penghulu Muhammad Fadlil, penghulu Keraton Yogyakarta pada masanya dari tujuh bersaudara. Perjuangannya membimbing agama Islam dan ibu-ibu, gadis, dan remaja putri di lingkungannya tercatat oleh sejarah. Beliau menekankan dan membiasakan untuk senantiasa hidup sederhana, disiplin, jujur, suka menolong, berwawasan luas, cerdas, simau berkorban untuk orang lain. 


Nyai Walidah adalah pejuang yang mengangkat harkat dan martabat kaum wanita serta gigih dalam membina umat. Sejarah merekam keberhasilan Nyai Walidah dalam bidang pendidikan meskipun beliau sendiri tidak mengenyam pendidikan formal. Atas partisipasinya yang begitu besar dalam membangun masyarakat, pada tanggal 22 September 1971 pemerintah RI mengangkat beliau menjad Pahlawan Nasional dengan nomer pengesahan no.42/TK/tahun 1971. Ibunda juga menceritakan tentang begitu banyak keteladanan dari Nyai Walidah yang perlu bahkan harus diteladani dan diaplikasikan oleh putri Muhammadiyah secara khusus dan muslimah secara umum dalam kehidupan.

Kami mengutip pesan-pesan Nyai Walidah di akhir usianya dari penyampaian Ibunda Siti Wadiyah,

Saya titipkan Muhammadiyah dan Aisyiyah kepadamu, sebagaimana Kiyai Ahmad Dahlan berpesan kepada kaliyan..
Agar menjaga semangat hidup Muhammadiyah
Aku titipkan Muhammadiyah kepada kalian agar dijaga dan dipelihara dengan sungguh-sungguh.

            Nyai Walidah tutup usia pada Jum’at, 31 Mei 1946. Rahimahallah.

            Semoga Immawati dapat meneladani setiap keteladanan Nyai Ahmad Dahlan, lillahi ta’ala.



Billāhi fī sabīlil haq.

Fastabiqul khairat.




(hs.nst)